Platform pembelajaran Islam yang interaktif, menyediakan akses mudah untuk mempelajari Al-Qur'an secara akurat dan inspiratif, guna memperkuat iman masyarakat.
Wa laqad auḥainā ilā mūsā an asri bi‘ibādī faḍrib lahum ṭarīqan fil-baḥri yabasā(n), lā takhāfu darakaw wa lā takhsyā.
Sungguh, telah Kami wahyukan kepada Musa, “Pergilah bersama hamba-hamba-Ku (Bani Israil) pada malam hari dan pukullah laut itu untuk menjadi jalan yang kering bagi mereka473) tanpa rasa takut akan tersusul dan tanpa rasa khawatir (akan tenggelam).”
Catatan Kaki
473) Memukul laut itu dengan tongkat (lihat surah asy-Syu‘arā’ [26]: 63).
Fa atba‘ahum fir‘aunu bijunūdihī fa gasyiyahum minal-yammi mā gasyiyahum
Fir‘aun dengan bala tentaranya lalu mengejar mereka (Musa dan pengikutnya), tetapi mereka (Fir‘aun dengan bala tentaranya) digulung ombak laut (yang dahsyat) sehingga menenggelamkan mereka.
٧٩
طَهَ Juz ١٦
وَاَضَلَّ فِرْعَوْنُ قَوْمَهٗ وَمَا هَدٰى
Wa aḍalla fir‘aunu qaumahū wa mā hadā.
Fir‘aun telah menyesatkan kaumnya dan tidak memberi (mereka) petunjuk.
Yā banī isrā'īla qad anjainākum min ‘aduwwikum wa wā‘adnākum jānibaṭ-ṭūril-aimana wa nazzalnā ‘alaikumul-mannā was-salwā.
Wahai Bani Israil, sungguh Kami telah menyelamatkanmu dari musuhmu, mengadakan perjanjian denganmu (untuk bermunajat) di sebelah kanan gunung itu (gunung Sinai), dan menurunkan kepadamu474) manna dan salwa.475)
Catatan Kaki
474) Ayat ini ditujukan kepada orang Yahudi pada zaman Nabi Muhammad saw., sedangkan yang dimaksud kamu pada ayat ini adalah nenek moyang mereka.
475) Lihat penjelasan tentang manna dan salwa pada catatan kaki surah al-Baqarah (2): 57.
Kulū min ṭayyibāti mā razaqnākum, wa lā taṭgau fīhi fa yaḥilla ‘alaikum gaḍabī, wa may yaḥlil ‘alaihi gaḍabī faqad hawā.
Makanlah sebagian yang baik-baik dari rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu. Janganlah melampaui batas yang menyebabkan kemurkaan-Ku akan menimpamu. Siapa yang ditimpa kemurkaan-Ku, maka sungguh binasalah dia.