Platform pembelajaran Islam yang interaktif, menyediakan akses mudah untuk mempelajari Al-Qur'an secara akurat dan inspiratif, guna memperkuat iman masyarakat.
Wa la'in sa'altahum man khalaqas-samāwāti wal-arḍa layaqūlunnallāh(u), qulil-ḥamdu lillāh(i), bal akṡaruhum lā ya‘lamūn(a).
Sungguh, jika engkau (Nabi Muhammad) bertanya kepada mereka, “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?” pasti mereka akan menjawab, “Allah.” Katakanlah, “Segala puji bagi Allah,” tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
Wa lau anna mā fil-arḍi min syajaratin aqlāmuw wal-baḥru yamudduhū mim ba‘dihī sab‘atu abḥurim mā nafidat kalimātullāh(i), innallāha ‘azīzun ḥakīm(un).
Seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan (menjadi tinta) ditambah tujuh lautan lagi setelah (kering)-nya, niscaya tidak akan pernah habis kalimatullah601) (ditulis dengannya). Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Catatan Kaki
601) Yang dimaksud dengan kalimatullah pada ayat ini adalah ilmu dan hikmah-Nya.
Menciptakan dan membangkitkan kamu (bagi Allah) hanyalah seperti (mudahnya menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Alam tara annallāha yūlijul-laila fin-nahāri wa yūlijun-nahāra fil-laili wa sakhkharasy-syamsa wal-qamar(a), kulluy yajrī ilā ajalim musammaw wa annallāha bimā ta‘malūna khabīr(un).
Tidakkah engkau memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang, memasukkan siang ke dalam malam, dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar sampai pada waktu yang ditentukan? (Tidakkah pula engkau memperhatikan bahwa) sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan?
Żālika bi'annallāha huwal-ḥaqqu wa anna mā yad‘ūna min dūnihil-bāṭil(u), wa annallāha huwal-‘aliyyul-kabīr(u).
Demikian itu karena sesungguhnya Allahlah (Tuhan) yang sebenar-benarnya, apa saja yang mereka seru selain Allah adalah batil, dan sesungguhnya Allahlah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Alam tara annal-fulka tajrī fil-baḥri bini‘matillāhi liyuriyakum min āyātih(ī), inna fī żālika la'āyātil likulli ṣabbārin syakūr(in).
Tidakkah engkau memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut berkat nikmat Allah agar Dia memperlihatkan kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur.