Platform pembelajaran Islam yang interaktif, menyediakan akses mudah untuk mempelajari Al-Qur'an secara akurat dan inspiratif, guna memperkuat iman masyarakat.
Wa qālū naḥnu akṡaru amwālaw wa aulādā(n), wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
Mereka berkata, “Kami memiliki lebih banyak harta dan anak (daripadamu) dan kami tidak akan diazab.”628)
Catatan Kaki
28) Mereka menganggap bahwa nikmat yang besar di dunia adalah tanda keridaan Allah Swt. rida kepadanya sehingga mereka yakin tidak akan menerima azab di akhirat.
Qul inna rabbī yabsuṭur-rizqa limay yasyā'u wa yaqdiru wa lākinna akṡaran-nāsi lā ya‘lamūn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya Allah melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkan(-nya). Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui(-nya).”
Wa mā amwālukum wa lā aulādukum bil-latī tuqarribukum ‘indanā zulfā illā man āmana wa ‘amila ṣāliḥā(n), fa'ulā'ika lahum jazā'uḍ-ḍi‘fi bimā ‘amilū wa hum fil-gurufāti āminūn(a).
Bukanlah harta atau anak-anakmu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedekat-dekatnya, melainkan orang yang beriman dan beramal saleh. Mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda atas apa yang mereka kerjakan. Mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga).
Qul inna rabbī yabsuṭur-rizqa limay yasyā'u min ‘ibādihī wa yaqdiru lah(ū), wa mā anfaqtum min syai'in fahuwa yukhlifuh(ū), wa huwa khairur-rāziqīn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya.” Suatu apa pun yang kamu infakkan pasti Dia akan menggantinya. Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.
Qālū subḥānaka anta waliyyunā min dūnihim, bal kānū ya‘budūnal-jinna akṡaruhum bihim mu'minūn(a).
Malaikat menjawab, “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka. Sebenarnya, mereka selalu menyembah jin (dan) kebanyakan mereka beriman kepadanya.”