Quran Online | MQO - Quran Dekat, Iman Kuat

Al-Qur'an Digital

Quran Dekat, Iman Kuat

Platform pembelajaran Islam yang interaktif, menyediakan akses mudah untuk mempelajari Al-Qur'an secara akurat dan inspiratif, guna memperkuat iman masyarakat.

TUNTUNAN QOLBU Memuat artikel terbaru...
Aktifkan Tajwid Sembunyikan Legenda Fullscreen
Cari berdasarkan Surah
Pencarian Berdasarkan Surat dan Ayat
Pencarian Berdasarkan Rentang Ayat
Pencarian Berdasarkan Juz
Pencarian Berdasarkan Arti
27. النَّمْلِ (An-Naml)
٢٧النَّمْلِ Juz ١٩
۞ قَالَ سَنَنْظُرُ اَصَدَقْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْكٰذِبِيْنَQāla sananẓuru aṣadaqta am kunta minal-kāżibīn(a).

Dia (Sulaiman) berkata, “Kami akan memperhatikan apakah engkau benar atau termasuk orang-orang yang berdusta.

٢٨النَّمْلِ Juz ١٩
اِذْهَبْ بِّكِتٰبِيْ هٰذَا فَاَلْقِهْ اِلَيْهِمْ ثُمَّ تَوَلَّ عَنْهُمْ فَانْظُرْ مَاذَا يَرْجِعُوْنَIżhab bikitābī hāżā fa alqih ilaihim ṡumma tawalla ‘anhum fanẓur māżā yarji‘ūn(a).

Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka. Kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan!”

٢٩النَّمْلِ Juz ١٩
قَالَتْ يٰٓاَيُّهَا الْمَلَؤُا اِنِّيْٓ اُلْقِيَ اِلَيَّ كِتٰبٌ كَرِيْمٌQālat yā ayyuhal-mala'u innī ulqiya ilayya kitābun karīm(un).

Dia (Balqis) berkata, “Wahai para pembesar, sesungguhnya telah disampaikan kepadaku sebuah surat yang penting.”

٣٠النَّمْلِ Juz ١٩
اِنَّهٗ مِنْ سُلَيْمٰنَ وَاِنَّهٗ بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۙInnahū min sulaimāna wa innahū bismillāhir-raḥmānir-raḥīm(i).

Sesungguhnya (surat) itu berasal dari Sulaiman yang isinya (berbunyi,) “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

٣١النَّمْلِ Juz ١٩
اَلَّا تَعْلُوْا عَلَيَّ وَأْتُوْنِيْ مُسْلِمِيْنَ ࣖAllā ta‘lū ‘alayya wa'tūnī muslimīn(a).

Janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri!”

٣٢النَّمْلِ Juz ١٩
قَالَتْ يٰٓاَيُّهَا الْمَلَؤُا اَفْتُوْنِيْ فِيْٓ اَمْرِيْۚ مَا كُنْتُ قَاطِعَةً اَمْرًا حَتّٰى تَشْهَدُوْنِQālat yā ayyuhal-mala'u aftūnī fī amrī, mā kuntu qāṭi‘atan amran ḥattā tasyhadūn(i).

Dia (Balqis) berkata, “Wahai para pembesar, berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini). Aku tidak pernah memutuskan suatu urusan sebelum kamu hadir (dalam majelisku).”

٣٣النَّمْلِ Juz ١٩
قَالُوْا نَحْنُ اُولُوْا قُوَّةٍ وَّاُولُوْا بَأْسٍ شَدِيْدٍ ەۙ وَّالْاَمْرُ اِلَيْكِ فَانْظُرِيْ مَاذَا تَأْمُرِيْنَQālū naḥnu ulū quwwatiw wa ulū ba'sin syadīd(in), wal-amru ilaiki fanẓurī māżā ta'murīn(a).

Mereka menjawab, “Kita memiliki kekuatan dan ketangkasan yang luar biasa (untuk berperang), tetapi keputusan berada di tanganmu. Maka, pertimbangkanlah apa yang akan engkau perintahkan.”

Download Surah